Lamongan-Portalangit. Teknik belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an kini semakin mudah dan praktis, satu diantaranya menggunakan metode Hanifida.

Hal ini menjadi data tarik Yayasan Ponpes SPMAA Lamongan untuk bekerja sama dengan pesantren supercamp La Raiba Hanifida Jombang dalam menyelenggarakan Training Menghafal Cepat Al-Asma Al-Husna dan Al-Qur’an Metode Hanifida di Yayasan Ponpes SPMAA Lamongan pada Kamis, 02 Februari 2023 hingga Jum’at, 03 Februari 2023.

Metode hanifida merupakan metode menghafal dan memahami Asmaul Husna, Al-Qur’an, dan pelajaran di sekolah dengan mengembangkan ilustrasi yang dapat menumbuhkan imajinasi verbal dengan menentukan kode angka primer, sekunder, dan gambar yang digunakan sebagai media belajar Dr. Khoirotul Idawati Machmud, M.Pd.I. dan KH. Dr. Hanifuddin Mahadun, M.Ag. (fasilitator metode Hanifida sekaligus pengasuh pesantren supercamp La Raiba Hanifida Jombang).

“perbedaan metode Hanifida dan metode konvensional adalah metode konvensional itu menghafal Asmaul Husna dengan satu teknik dengan cara mengulang-ulang, dan metode Hanifida dengan menggunakan teknik sistem angka, cerita, sistem lokasi, dan sistem pengganti kalimat.” Kata KH. Dr. Hanifuddin Mahadun, M.Ag.

Materi pembelajaran disampaikan oleh tim Hanifida dengan diikuti sekitar 225 peserta yang terdiri dari santri Ponpes SPMAA Lamongan, TPU (Tenaga Penyayang Umat), para guru madrasah dibawah naungan SPMAA, dan santri dari cabang SPMAA lainnya.

Kemudian peserta dibagi menjadi tiga kelompok belajar dengan kategori, kelompok satu terdiri dari santri putra, kelompok dua santri putri, dan kelompok tiga santri dari cabang SPMAA, TPU, dan guru.

Guna mendukung pembelajaran peserta kelompok belajar satu dan dua mendapat dua buku panduan yang digunakan dalam metode Hanifida yang berjudul “Al-Asma Al-Husna Menghafal Asma, Arti, Nomor, Maju, Mundur & Acak” dan “Teknik Menghafal Kontemporer Al-Qur’an Model File Komputer”

Sedangkan kelompok belajar tiga mendapat buku yang berjudul “Al-Asma Al-Husna Menghafal Asma, Arti, Nomor, Maju, Mundur & Acak” dan “Teknik Menghafal Kontemporer Surat-surat Populer Al-Qur’an & Visualisasinya.”

Setelah pelatihan ini akan diadakan training metode Hanifida selanjutnya bagi para peserta yang telah mengikuti metode Hanifida pertama.

“Akan ada lanjutan kalau Diakselerasi learning ada tiga ranah yaitu menghafal cepat, membaca cepat, dan mencatat kreatif.” Ujar KH. Dr. Hanifuddin Mahadun, M.Ag.

Diakui metode Hanifida yang diajarkan kepada peserta ini sangat mudah, efektif, dan asik sehingga para peserta mudah memahami dan menerapkan.

“metode Hanifida ini sangat efektif sehingga belajar menjadi asik jika diterapkan saat mengajar siswa nantinya disekolah, siswa tidak mudah jenuh dan bosan dalam menerima materi dari guru.” Ungkap Siti Ilhamiyatin, peserta pelatihan.

‘Banyak ilmu yang saya dapatkan, semoga jika ada kesempatan lagi  mengikuti pelatihan metode Hanifida selanjutnya.” Tambahnya.

(Ima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *