Sumatera-Portalangit. Cabang Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) di Indonesia semakin meluas dan menyebar di penjuru negeri. Mulai Sabtu, 20 Januari 2024 dilakukan pembukaan calon lahan sekertariat Yayasan SPMAA Desa Dawas, Kec. Keluang, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Lahan ini masih berwujud hutan dengan ukuran 5 Hektare yang telah diwakafkan oleh Marzuki kepada Gus H. Hafidh Sugeng Koco Purnomo, S.H. Pembina Yayasan SPMAA Batam.

Perencanaan lahan tersebut akan didirikan beberapa fasilitas di antaranya; Masjid dua lantai (20m x 23,5m), dua area pendidikan, dua lab komputer & bahasa, dua perpustakaan, dua kantor & ruang guru, gedung PAUD &TK, dua gedung aula, dua klinik kesehatan, empat gedung asrama & Al-makan, 20 rumah pengurus, dua dapur umum, dua gudang logistik, dua rumah tamu, dua area pelatihan.

Selain itu, adapun fasilitas tambahan lainnya yaitu; lahan pertanian dan perkebunan, area bermain, dua lapangan olahraga, dan dua area parkir.

Lahan seluas empat hektare dibagi menjadi masing-masing bagian; 1 hektare untuk infrastruktur markas bangunan, 1 hektare untuk holtikultura empat macam buah (durian, alpukat, kelengkeng, manga), 1 hektare untuk lahan pertanian padi dan sayuran, 1 hektare untuk hutan mini konservasi biodiversity.

Hingga saat ini proses pembukaan lahan terus berlangsung. Sekitar 15 orang jamaah SPMAA Sarolangun menyalurkan tenaga dan waktunya untuk kegiatan gotong royong pembersihan lahan, penebangan pohon, pemilahan dan pengumpulan kayu, dan penentuan ukuran titik koordinat calon bangunan masjid.

“Alhamdulillah, kami bersama jamaah SPMAA Sarolangun lainnya memulai kegiatan perintisan cabang SPMAA Musi Banyuasin ini pada Sabtu, 20 Januari 2024 dengan kekompakan dan membersyukurkan semua mendukung pelaksanaan kegiatan hari ini.” tutur Ahmadi Ketua Koordinasi Yayasan SPMAA Sarolangun.

“rencana pembangunan ini setelah pemilahan kayu dan pembersihan lahan akan dilanjut pembangunan masjid sementara ukuran 8m x 8m dapat terselesaikan sebelum bulan Ramadhan dan pembangunan asrama putra dan putri masing-masing berukuran 10m x 10m.” jelas Ahmadi.

(Ima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *