Mojokerto-Portalangit. Kerja bakti membersihkan gulma dilakukan santri SPMAA cabang Mojokerto di kebun jeruk nipis. Kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 3 Januari dan terus berlanjut hingga saat ini.

Lahan seluas 1960 Meter tersebut tanah wakaf milik SPMAA cabang Mojokerto, kemudian lahan ditanami pohon jeruk nipis sebanyak 700 pohon yang berusia 6 tahun.

Setelah pembersihan gulma dilakukan, selanjutnya lahan tersebut digunakan untuk wisata petik buah.

Wisata petik buah tersebut digunakan sebagai aset Yayasan SPMAA Mojokerto untuk memenuhi kebutuhan Yayasan dan kebutuhan lainnya.

Lahan perkebunan jeruk nipis tersebut berlokasi di Dsn. Ploso, Ds. Segunung, Kec. Dlanggu, Kab. Mojokerto.

“Inisiatif dari jama’ah SPMAA Mojokerto untuk merawat kembali lahan yang terbengkalai selama ini, selanjutnya akan kita jadikan wisata petik buah,”kata Yoyok Dwi Prasetyo salah satu santri SPMAA Mojokerto.

Uji coba selama 3 bulan dilakukan dengan menjadikan lahan tersebut tempat wisata petik buah, jika berhasil dari pihak Yayasan SPMAA Mojokerto akan mencari lahan lagi  untuk dijadikan wisata petik buah lainnya.

“Jika uji coba selama 3 bulan itu berhasil, maka kita akan memperluas kembali lahan guna menanam buah lain, sehingga kita untuk aset Yayasan SPMAA Mojokerto,”ujar Yoyok.

(Ima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *