Ngawi-Portalangit. Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu sejak Jumat, 29 September 2023 hingga Kamis, 05 Oktober 2023 terus dilakukan.

Diketahui pemadaman dilakukan dengan menggunakan guguran bom air atau “water bombing” hingga Rabu, 04 Oktober 2023 telah dilakukan sebanyak 25 kali.

Dalam hal ini, SANTANA SPMAA Ngawi ikut andil dalam giat bakti sosial membantu mempersiapkan konsumsi di dapur umum milik Tagana.

Kemudian relawan SANTANA putra bertugas mengirim konsumsi untuk petugas pemadaman di lokasi kebakaran.

Bakti sosial ini dilakukan selama dua hari pada Selasa, 03 Oktober hingga Rabu, 04 Oktober 2023 di Dsn Nglorok, RT 01/RW 03, Ds. Ngrayudan, Kec. Jogorogo, Kab. Ngawi, Jawa Timur.

“SANTANA SPMAA Ngawi diminta oleh BPBD Ngawi untuk membantu di dapur umum memasak dan menyiapkan konsumsi lainnya, sedangkan yang laki-laki mengirim makanan ke lokasi titik pemadam api.” tutur Nizun Hidayat, Ketua koordinasi SANTANA SPMAA Ngawi.

Sementara dalam giat pemadaman kebakaran ini terdapat 35 lembaga dan pihak relawan yang ikut andil di antaranya; BPBD Jatim, BPBD Kab. Ngawi, BPBD Kota Madiun, Kodim, Polsek Jogorogo, Koramil Jogorogo, BPBD Kab. Madiun, Dinkes Ngawi, Perhutani, KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Lawu, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), SANTANA SPMAA Ngawi, relawan Gareng, Elfeje, Renger, Ransel, Bagana, Tagana, Rapi, dan Rekan.

Untuk keberangkatan relawan SANTANA dalam bakti sosial kali ini bersistem rolling selama dua hari dengan masing-masing; hari pertama diikuti oleh 7 relawan dan hari kedua 9 relawan.

“SANTANA berangkat dengan sistem dirolling, hari pertama 7 orang dan hari kedua 9 orang laki-laki dan perempuan.” tutur Nizun.

Selain itu, relawan SANTANA juga membantu dalam pembuatan pilar sekat pembatas agar api tidak menjalar ke lahan lain.

Menurut data sementara dari Perum Perhutani Divre Jatim, hingga hari Rabu, 04 Oktober 2023 jumlah area terdampak karhutla di Gunung Lawu telah mencapai hampir 2 ribu hektare, atau tepatnya 1.990 hektare.

Jumlah itu meliputi, wilayah Kabupaten Ngawi seluas 1.250 hektare, Kabupaten Magetan 700 hektare, dan Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah 40 hektare.

Mengingat hingga saat ini lahan yang terbakar terus meluas, yakni tak hanya di Ngawi dan Magetan, Jawa Timur, namun juga menyebar ke Karanganyar, Jawa Tengah. Maka, BNPB, BPBD Provisi Jawa Timur, dan BPBD Provisi Jawa Tengah membentuk Satgas Bersama Karhutla Lintas Provinsi Jatim-Jateng guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Gunung Lawu.

(Ima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *