Mojokerto-Portalangit. Penanggulangan bencana alam kini mulai dilakukan, SANTANA SPMAA Mojokerto ikut serta dalam kegiatan mitigasi penguatan lereng.

Mitigasi penguatan lereng ini diadakan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto dan diikuti seluruh lembaga yang bergerak menjadi relawan kebencanaan di daerah Mojokerto.

Selain itu, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Mojokerto, Koramil Gondang, Polsek Gondang, Camat dan kepala Desa Gondang, serta para warga Desa Ndilem.

Kegiatan mitigasi penguatan lereng dilaksanakan dengan penanaman sebanyak 1.400 pohon di Ds. Ndilem, Kec. Gondang, Kab. Mojokerto, pada 21-22 Desember 2021.

Sementara Desa Ndilem adalah desa marjinal yang hanya berpenduduk 100 keluarga, serta lokasi desa tersebut dibawah Gunung Welirang sehingga berpotensi terjadinya bencana longsor.

Kemudian 1.400 pohon tersebut terdiri dari pohon petai, pohon nangka, pohon alpukat, dan pohon durian.

Pohon-pohon ini selanjutnya ditanam sekitar daerah Gunung Welirang yang dilakukan oleh para relawan dan juga masyarakat Desa Ndilem.

“Dengan penanaman pohon di Desa Ndilem tersebut kami berharap bisa mengurangi resiko banjir dan longsor, karena selama ini setiap tahun terjadi longsor akibat penggundulan tanah di desa tersebut,” ungkap Mahfudz salah satu perwakilan SANTANA SPMAA Mojokerto.

(Ima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *